Prediksi Bola Liga InggrisPrediksi Bola Liga Inggris – Sering kali United dikaitkan untuk mendatangkan beberapa nama bek terkenal di dunia. Hal ini didukung Jones.

Jones diketahui memliki masa awal yang susah pada periuode 2015/16 ini. Pria yang bertugas sebagai bek tengah tersebut beberapa kali harus berhubungan dengan cedera dan tidak lama ini dia dikabarkan memiliki darah beku. Hal tersebut membuatnya baru bisa bermnain dalam tujuh laga di seluruh turnamen bersama dengan timnya

Sering kali United dikabarkan tidak lama lagi bakalan mendapatkan Ramos dan Hummels pada jendela transfer musim panas kemarin. Walau pun pada akhirnya kedua nama tersebut memilih untuk bertahan bersama dengan klub yang diperkuatnya. Namun demikian United dipercaya bakalan dikaitkan dengan nama-nama tersebut ketika jendela transfer dibuka di hari-hari yang akan datang.

Phil Jones mengakui kalau dirinya malah cemas andai kata timnya tersebut tidak dikaitkan dengan beberapa nama besar di dunia. Namun demikian ada satu hal yang pasti bahwa pria yang berdarah Inggris tersebut telah siap untuk memberikan kinerja terbaiknya dalam setiap laga.

“Sekarang ini kami berada di Old Trafford yang merupakan salah satu klub terbesar di dunia. Kami selalu sering kali dihubungkan dengan Ramos atau pun itu Hummels. Bagi kami itu bukan lah sesuatu yang bakal menjadi masalah karena kami sudah terbiasa dengan hal ini. Tim ini akan membutuhkan orang-orang seperti mereka untuk menjadi sang juara di liga domestik.

“Manchester United telah menunjukkan kalau mereka adalah klub yang selalu memberikan ayng terbaik di setiap jendela transfer yang mereka masuki. Bukan cuma menghasilkan para pemain bintang, namun kami juga sering memasukkan nama-nama besar ke sini karena itu adalah kebiasaan yang bisa dibilang ushda merupakan tradisi di dalam tim ini. Akan aneh rasanya kalau tim ini tidak diwarnai oleh para pemain bintang.” tegasnya mengutarakan seperti yang dituliskan di Prediksi Bola Liga Inggris Online.

Klub Premier League yang lain, Arsenal bakalan menurunkan para pemain pelapisnya pada pertandingan Piala Liga Inggris kontra Sheffield Wednesday. Walau pun menggunakan pemain yang sebenarnya dari pemain cadangan namun demikian Wenger tetap saja menargetkan kemenangan sebagai harga matinya.

Arsenal bakalan menajdi tim tamu dalam laga yang bakalan dihelat tanggal 28 Oktober 2015 tersebut.

Untuk pertandingan tersebut, Wenger bakalan memberikan kesempatan kepada nama-nama yang jarang dipasangkan dalam starting eleven seperti contohnya adalah Calum Chambers, Mathieu Flamini, Mathieu Debuchy dan Kieran Gibs. Sementara itu penjaga gawang mereka, Petr Cech tetap bakaaln dipasangkan di bawah mistar untuk mengisolasi pertahanan di bawah mistar gawang.

“Tentu saja kami ingin memberikan kesempatan kepada para pemain cadangan untuk beraksi karena mereka memang layak untuk mendaptkannya. Dan dala waktu dekat ini mereka akan mendapatkan kesempatan tersebut. Ketika anda dihadapkan pada peluang seperti ini anda sudah harus mempersiapkan fisik dan mental anda dengan sebaik mungkin.” sambung pria yang berasal dari perancis tersebut menyambungkan seperti yang tertulis dalam bahasan Website Prediksi Bola Inggris Terpercaya.

“Memang itu lah tugas anda sebagai pesepak bola profesional. Ketika anda dihadapkan pada sebuah tantangan anda harus benar-benar siap. Saya berharap agar mereka bisa all out dalam pertandingan yang akan datang nanti.” sambung pelatih yang memiliki nama lain The Professor tersebut menyambungkan pembicaraannya.

Secara khusus Wenger juga mengungkapkan soal Campbell dan Chambers yang sebenarnya sangat jarang dia turunkan dalam pertandingan di musim ini.

“Ya, secara khusus saya harus mengatakan kalau aku menyukai bagaimana cara Joel Campbell bermain. Pertama adalah karena ia memiliki kualitas sebagai pesepak bola dalam bidang individual. Tak cuma itu saja namun ia juga memiliki kemampuan yang sangat baik dengan menginterpretasikan kerja asma tim ketika sudah berada di atas lapangan dan itu lah yang membuat diri nya menjadi begitu istimewa.

“Pada saat anda memiliki kesempatan seperti ini maka tentu nya anda akan mengeluarkan penampilan anda dengan all out. Dan hal ini lah yang ingin saya lihat terjadi kepada para pemain pelapis kami. Oleh sebab itu, tidak ada toleransi, mereka harus bisa mengmaankan kemenangan bagaimana pun caranya.” tuntasnya.

Berbicara soal klub di Liga Inggris, masih ingat kah kalian dengan cerita tentang Vincent Kompany yang menentang Manuel Pellegrini soal dirinya bermain untuk tim nasional Belgia kala dirinya masih belum sepenuhnya berada dalam kondisi fit? Uniknya si pemain mengungkapkan kalau dirinya sama sekali tidak menyesal atas perbuatannya yang menentang manajer nya sendiri tersebut.

Tepatnya di pertengahan bulan Oktoerb ini, Kompany mendaptkan panggilan dari tim naisonal belgia untuk menjalani pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2016 di mana tim nya berhadpan dengan Andorra serta Israel walau pun dirinya belum seratus persen berada dalam kondisi yang oke. Akhirnya pria yang berumur 29 tahun tersebut harus mendapatkan cedera dan sekarang ini masih sedang berada dalam usaha untuk memulihkan dirinya ke kondisi seratus persen.

Semenjak awal sebenarnya City sudah diberikan peringatan supaya Belgia bisa mengurus Kompany dengan becus supaya sang pemain tidak memburuk secara kesehatan. Namun sepertinya saran dari pihak klub tidak lah mendaptkan pengindahan dari timnas. Si pemain bahkan diturunkan selama enam puluh menit dalam pertandingan kontra Israel meski pun faktanya pertandingan itu sudah tidak lagi penting untuk mereka menangkan.

Akibat hal ini, Pellegrini pun kemudian mengugnkapkan kekesalannya dengan terbuka. Pria yang berdarah Chile tersebut mengakui kalau diirnya tak senang sebab tim nasional Belgia tidak mendengar kan apa yang ia katakan.

Hal tersebut kemudian menyebabkan Kompany jadi dicadangkan dalam 2 pertandingan yaitu kontra Sevilla dan Bournemouth. Khusus untuk Sevilla, itu adalah pertandingan di Liga Champions. Batang hidung Kompany baru terlihat lagi di lapangan ketika timnya menjalankan laga derby kontra Manchester United di pekan kemarin.

Merasa sepakat dengan Pellegrini, Kompany pun kemudian menuturkan kalau ia sama sekali tak punya masalah dengan pelatihnya tersebut. Namun demikian Kompany mengakui kalau dirinya tidak lah menyesal lantaran sudah bermain dengan tim nasional meski pun sebelumnya pernah disarankan untuk tidak menerima panggilan tersebut.

“Baik dari dulu sampai dengan sekarang ini, Manchester City dan Belgia adalah dua tim yang sangat penting di dalam hidup saya. Oleh karena itu mereka berdua pun sudah barang tentu memiliki misi dan visi yang berbeda. Dan bagi mereka berdua, saya sangat penting di dalamnya. Saya harus bisa membagi, dan satu lagi yang ingin saya paparkan di sini adalah fakta bahwa saya adalah orang yang teguh dengan pendirianku.” sambung pria yang beroperasi di barisan pertahanan tersebut seperti yang dipaparkan oleh Prediksi Bola Liga Inggris dan Italia.

Tidak cuma Pellegrini saja yang ditentang, namun kejadian ini juga terjadi kepada Jose Mourinho. Semua ini bersumber dari buruknya kinerja Chelsea yang kemudian membuat para pemain terlihat agak memberontak kepada sang manajer ketika berad di ruang ganti pemain. Hal ini kemudian mendaptkan bantahan dari Ramires.

Sebagai sebuah klub yang ditempeli predikat juara bertahan, Chelsea malah menampilkan citra yang berkebalikan di musim ini. Mereka sejauh ini telah mendapatkan enam kali kekalahan dari total 14 pekan yang mereka jalankan di seluruh turnamen, di mana di dalamnya sudah termasuk lima kekalahan mereka di Liga Primer yang membuat mereka sekarang ini berada pada peringkat kelimabelas dan mereka cuma memiliki selisih sebear 5 poin untuk masuk ke zona degradasi yang mana merupakan tempat yang mereka injak.

Masalah tidak berhenti sampai di sana, sebab Mourinho diketahui oleh Prediksi Bola Liga Inggris Akurat juga sedang terlibat kasus dakwaan dari pihak FA mengenai kartu merah yang dia dapatkan dalam kekalahan timnya dari klub West Ham United pekan kemarin. Akan tetapi Ramires seperti masih terus memberikan dukungan terhadap bosnya tersebut.

“Sama sekali tidak ada pemberontoakan ketika berhadapan dengan Mourinho.” kata pria yang berasal dari Brasil tersebut.

“Tentu saja apa bila anda mendapatkan laga-laga seperti itu, anda akan merasa sangat kesal karena tim anda seperti tidak diuntungkan oleh wasit. Terkadang sepak bola memang tidak adil. Namun kami tidak memiliki daya untuk memperbaiki itu semua karena semua keputusan berada di tangan hakim lapangan bukan kami.” ungkapnya Ramires menegaskan lebih lanjut.

“Pemberontakan? Itu adalah isu yang dibuat-buat oleh para media di suasana yang sedang keruh ini, jangan mempercayai mereka.” simpulnya menutup pembicaraan, sesuai dengan yang tercatat Prediksi Bola Dunia. (RB)

22 COMMENTS

Comments are closed.